Open office 3 migration ternyata ada sedikit masalah pada microsoft word document. Masalah yang saya hadapi berhubungan dengan styles header dan footer dari open office yang cara kerjanya berbeda jauh dengan Microsoft Office.
Pada open office, header dan footer diset pada page styles. Sedangkan pada Microsoft Office, langsung di set di header dan footer page tersebut. Overall, metode header footer Microsoft Office sepertinya lebih bagus karena susah sekali menambahkan sebuah header berupa gambar kotak di bagian body document. Di Open Office, hal ini sepertinya kurang didukung. Open Office hanya mendukung page border dimana bordernya mencakup header dan footer, tetapi dalam kasus saya kebetulan bordernya hanya mencakup document body, tidak header and footer.
Masalah kedua, Open Office dapat merusak dokumen contohnya : buatlah sebuah tabel kemudian didalam tabel dimasukkan lagi sebuah table, save dokumen ini dengan extension *.doc, kemudian tutup dan buka lagi dengan microsoft office atau open office. Tabel yang sebelah dalam akan hilang……
Overall, support open office pada Microsoft Office document masih agak kurang. Hanya saja kemampuan share workbook dan pivot table di v3 ini udah jauh lebih memadai.